KAWASAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PENDIIDKAN

amir.tubagus@gmail.com
Pengantar Teknologi Pendidikan 1
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Semakin sadarnya orang akan pentingnya media yang membantu pembelajaran
sudah mulai dirasakan. Pengelolaan alat bantu pembelajaran sudah sangat
dibutuhkan. Beragamnya kemampuan individu untuk menyerap informasi,
menjadikan pelayanan yang diberikan mutlak wajib bervariatif dan secara luas.
Selain itu,dengan semakin meluasnya kemajuan di bidang komunikasi dan
teknologi, serta diketemukannya dinamika proses belajar, maka pelaksanaan
kegiatan pendidikan dan pengajaran semakin menuntut dan memperoleh media
pendidikan yang bervariasi secara luas pula. Sejalan itu semua perkembangan
teknologi pun semakin pesat demi tercapainya pelaksanaan kegiatan pendidikan
dan pengajaran yang sesuai dengan tujuan.
Perkembangan teknologi tersebut meliputi berbagai kawasan. Adapun kawasan
perkembangan teknologi meliputi (a) teknologi cetak; (b) teknologi audio-visual;
(c) teknologi berbasis komputer; dan (d) teknologi terpadu.
B. Rumusan Masalah
Dari pemaparan di atas dapat kita ambil rumusan masalah yaitu Apa dan
Bagaimana kawasan perkembangan teknologi yang meliputi (a) teknologi cetak;
(b) teknologi audio-visual; (c) teknologi berbasis komputer; dan (d) teknologi
terpadu
C. Tujuan
Adapun tujuan penyusunan makalah ini adalah selain untuk menunaikan tugas
kuliah, diharapkan dengan adanya makalah ini kita dapat memperoleh wawasan
tentang kawasan pengembangan teknologi yang meliputi teknologi cetak,
teknologi audio-visual, teknologi berbasis computer dan teknolgi terpadu
sehingga dapat kita jadikan referensi ke depan sebagai tambahan pengetahuan
dalam melaksanakan pembelajaran.

amir.tubagus@gmail.com
Pengantar Teknologi Pendidikan 2
BAB II
PEMBAHASAN
Pengembangan adalah proses penterjemahan spesifikasi desain ke dalam bentuk
fisik, di dalamnya meliputi : (1) teknologi cetak; (2) teknologi audio-visual; (3)
teknologi berbasis komputer; dan (4) teknologi terpadu.
Kawasan pengembangan berakar pada produksi media. Melalui proses yang
bertahun-tahun perubahan dalam kemampuan media ini berakibat pada perubahan
kawasan. Walaupun perkembangan buku teks dan alat bantu pembelajaran yang
lain (teknologi cetak) mendahului film, namun pemunculan film merupakan
tonggak sejarah dari gerakan audio-visual ke era Teknologi Pembelajaran
sekarang ini.
Di dalam kawasan pengembangan terdapat keterkaitan yang kompleks antara
teknologi dan teori yang mendorong terhadap desain pesan maupun strategi
pembelajarannya . Pada dasarnya kawasan pengembangan terjadi karena :
(1) Pesan yang didorong oleh isi;
(2) Strategi pembelajaran yang didorong oleh teori; dan
(3) Manifestasi fisik dari teknologi – perangkat keras, perangkat lunak, dan bahan
pembelajaran
A. Teknologi Cetak
Teknologi cetak adalah cara untuk memproduksi atau menyampaikan bahan,
seperti : buku-buku, bahan-bahan visual yang statis, terutama melalui pencetakan
mekanis atau photografis. Teknologi ini menjadi dasar untuk pengembangan dan
pemanfaatan dari kebanyakan bahan pembelajaran lain. Hasil teknologi ini berupa
cetakan. Teks dalam penampilan komputer adalah suatu contoh penggunaan
teknologi komputer untuk produksi. Apabila teks tersebut dicetak dalam bentuk
“cetakan” guna keperluan pembelajaran merupakan contoh penyampaian dalam
bentuk teknologi cetak.Dua komponen teknologi ini adalah bahan teks verbal dan
visual. Pengembangan kedua jenis bahan pembelajaran tersebut sangat bergantung

amir.tubagus@gmail.com
Pengantar Teknologi Pendidikan 3
pada teori persepsi visual, teori membaca, pengolahan informasi oleh manusia dan
teori belajar.
Secara khusus, teknologi cetak/visual mempunyai karakteristik sebagai berikut :
(1) Teks dibaca secara linier, sedangkan visual direkam menurut ruang;
(2) Keduanya biasanya memberikan komunikasi satu arah yang pasif;
(3) Keduanya berbentuk visual yang statis;
(4) Pengembangannya sangat bergantung kepada prinsip-prinsip linguistik dan
persepsi visual;
(5) Keduanya berpusat pada pembelajar; dan
(6) Informasi dapat diorganisasikan dan distrukturkan kembali oleh pemakai.
B. Teknologi Audio-Visual
Teknologi Audio-Visual merupakan cara memproduksi dan menyampaikan bahan
dengan menggunakan peralatan dan elektronis untuk menyajikan pesan-pesan
audio dan visual. Pembelajaran audio-visual dapat dikenal dengan mudah karena
menggunakan perangkat keras di dalam proses pengajaran. Peralatan audio-visual
memungkinkan pemroyeksian gambar hidup, pemutaran kembali suara, dan
penayangan visual yang beukuran besar. Pembelajaran audio-visual didefinisikan
sebagai produksi dan pemanfaatan bahan yang berkaitan dengan pembelajaran
melalui penglihatan dan pendengaran yang secara eksklusif tidak selalu harus
bergantung kepada pemahaman kata-kata dan simbol-simbol sejenis.
Secara khusus, teknologi audio-visual cenderung mempunyai karakteristik sebagai
berikut :
(1) Bersifat linier;
(2) Menampilkan visual yang dinamis;
(3) Secara khas digunakan menurut cara yang sebelumnya telah ditentukan oleh
desainer/pengembang;

amir.tubagus@gmail.com
Pengantar Teknologi Pendidikan 4
(4) Cenderung merupakan bentuk representasi fisik dari gagasan yang riil dan
abstrak:
(5) Dikembangkan berdasarkan prinsip-prinsip psikologi tingkah laku dan
kognitif;
(6) Sering berpusat pada guru, kurang memperhatikan interaktivitas belajar si
pembelajar.
C. Teknologi Berbasis Komputer
Teknologi Berbasis Komputer merupakan cara-cara memproduksi dan
menyampaikan bahan dengan menggunakan perangkat yang bersumber pada
mikroprosesor. Pada dasarnya, teknologi berbasis komputer menampilkan
informasi kepada pembelajar melalui tayangan di layar monitor. Berbagai aplikasi
komputer biasanya disebut “computer-based intruction (CBI)”, “computer assisted
instruction (CAI”), atau “computer-managed instruction (CMI)”.
Aplikasi-aplikasi ini hampir seluruhnya dikembangkan berdasarkan teori perilaku
dan pembelajaran terprogram, akan tetapi sekarang lebih banyak berlandaskan
pada teori kognitif. Aplikasi-aplikasi tersebut dapat bersifat :
(1) Tutorial, pembelajaran utama diberikan,
(2) Latihan dan pengulangan untuk membantu pembelajar mengembangkan
kefasihan dalam bahan yang telah dipelajari sebelumnya,
(3) Permainan dan simulasi untuk memberi kesempatan menggunakan
pengetahuan yang baru dipelajari; dan
(4) Dan sumber data yang memungkinkan pembelajar untuk mengakses sendiri
susunan data melalui tata cara pengakasesan (protocol) data yang ditentukan
secara eksternal.
Teknologi komputer, baik yang berupa perangkat keras maupun perangkat lunak
biasanya memiliki karakteristik sebagai berikut :
Dapat digunakan secara secara acak, disamping secara linier

amir.tubagus@gmail.com
Pengantar Teknologi Pendidikan 5
Dapat digunakan sesuai dengan keinginan Pembelajar, disamping menurut
cara seperti yang dirancang oleh pengembangnya.
Gagasan-gagasan biasanya diungkapkan secara abstrak dengan menggunakan
kata, simbol maupun grafis.
Prinsip-prinsip ilmu kognitif diterapkan selama pengembangan
Belajar dapat berpusat pada pembelajar dengan tingkat interaktivitas tinggi.
D. Teknologi Terpadu
Teknologi Terpadu merupakan cara untuk memproduksi dan menyampaikan
bahan dengan memadukan beberapa jenis media yang dikendalikan komputer.
Keistimewaan yang ditampilkan oleh teknologi ini, khususnya dengan
menggunakan komputer dengan spesifikasi tinggi, yakni adanya interaktivitas
pembelajar yang tinggi dengan berbagai macam sumber belajar.
Pembelajaran dengan teknologi terpadu ini mempunyai karakteristik sebagai
berikut :
Dapat digunakan secara acak, disamping secara. Linier
Dapat digunakan sesuai dengan keinginan Pembelajar, disamping menurut
cara seperti yang dirancang oleh pengembangnya.
Gagasan-gagasan sering disajikan secara realistik dalam konteks pengalaman
Pembelajar, relevan dengan kondisi pembelajar, dan di bawah kendali
pembelajar
Prinsip-prinsip ilmu kognitif dan konstruktivisme diterapkan dalam
pengembangan dan pemanfaatan bahan pembelajaran
Belajar dipusatkan dan diorganisasikan menurut pengetahuan kognitif
sehingga pengetahuan terbentuk pada saat digunakan.
Bahan belajar menunjukkan interaktivitas pembelajar yang tinggi
Sifat bahan yang mengintegrasikan kata-kata dan contoh dari banyak sumber
media.

amir.tubagus@gmail.com
Pengantar Teknologi Pendidikan 6
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dari paparan pembahasan di atas dapat kita ambil kesimpulan bahwa
Pengembangan adalah proses penterjemahan spesifikasi desain ke dalam bentuk
fisik, di dalamnya meliputi : (1) teknologi cetak; (2) teknologi audio-visual; (3)
teknologi berbasis komputer; dan (4) teknologi terpadu. Kawasan pengembangan
berakar pada produksi media. Melalui proses yang bertahun-tahun perubahan
dalam kemampuan media ini berakibat pada perubahan kawasan.
Pada dasarnya kawasan pengembangan terjadi karena :
(1) Pesan yang didorong oleh isi;
(2) Strategi pembelajaran yang didorong oleh teori; dan
(3) Manifestasi fisik dari teknologi – perangkat keras, perangkat lunak, dan bahan
pembelajaran
Adapun kawasan pengembangan teknologi itu meliputi :
a. Teknologi cetak adalah cara untuk memproduksi atau menyampaikan bahan,
seperti : buku-buku, bahan-bahan visual yang statis, terutama melalui
pencetakan mekanis atau photografis.
b. Teknologi Audio-Visual merupakan cara memproduksi dan menyampaikan
bahan dengan menggunakan peralatan dan elektronis untuk menyajikan pesan-
pesan audio dan visual.
c. Teknologi Berbasis Komputer merupakan cara-cara memproduksi dan
menyampaikan bahan dengan menggunakan perangkat yang bersumber pada
mikroprosesor
d. Teknologi Terpadu merupakan cara untuk memproduksi dan menyampaikan
bahan dengan memadukan beberapa jenis media yang dikendalikan komputer.

amir.tubagus@gmail.com
Pengantar Teknologi Pendidikan 7
B. Saran

amir.tubagus@gmail.com
Pengantar Teknologi Pendidikan 8
PUSTAKA
Green L (1996). Creatives Silde/Tape Programs. Colorado: Libraries
Unlimited, Inc. Littleton.
Hackbarth S. (1996). The Educational Technology Hanbook. New Jersey:
Educational Technology Publication, Englewood Cliffs.
Hannafin, M. J., Peck, L. L. (1998). The Design Development and Education
of Instructional Software. New York: Mc. Millan Publ., Co.
Heinich, R., et. al. (1996) Instructional Media and Technologies for Learning.
New Jersey: Prentice Hall, Englewood Cliffs.
E. Dale, Audiovisual Method in Teaching, 1969, NY: Dyden Press
Bloom, S. Benyamin (1956). Taxonomy of Educational Objective The
Classification of Educational Goal.
http://blog.uin-malang.ac.id/zayyin/2010/10/02/kawasan-
pengembanganteknologi-pembelajaran/

About Muhamad Amir

Talk Less Do More

Posted on 27 November 2011, in Pendidikan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: